Search

CINTA DATANG MENGETUK HATI



Kulihat seorang perempuan, menyediri samping warung kopi dengan kerudung. Setiap jam kelas istirahat aku selalu melihatnya duduk di warung kopi. Bersandar di belakang tembok gedung kampus. Entahlah semakin menarik ketika aku melihatnya. 


Namanya Yui, siswi SMK yang entah aku sendiri tidak tahu tempatnya dari Tangerang. Akupun pertama kali mendengar namanya, ketika berpapasan dengannya saat memesan kopi membicarakannya dengan penjaga warung kopi itu.


“Oh si Yui, si anak perempuan yang menurut mu cantik itu ya… tapi sayang dari karakternya terlihat jutek alias,” kata Lusi salah satu dari kawan baiknya sambil bercanda ia mengejek ku, Kamu Suka Yah...!!


Entahlah, ia berbeda, ia perempuan sederhana putih cantik dengan kerudung nya,  penggalan kata itu yang muncul saat pertama kali aku bertemu pandang dengannya. Saat tak sengaja, meliriknya di samping warung Lusi itu. Bukan tentang dia yang katanya cantik, bukan tentang dia yang berasal dari keluarga besar seperti kata orang yang lain. 

Tapi ia perempuan lembut baik dan ramah.


“wahyu” aku tersadar dari lamunanku tentang si perempuan itu, ketika kawan baik ku, yang belajar di samping mendapatiku melamun.


“Sory Ren” kataku sambil tersenyum dan menunduk malu. Reno tersebut hanya menggeleng kan kepalannya, "mungkin sudah maklum dengan peristiwa seperti ini. keknya dia mulai lapar. " Sontak canda si Reno ".


Sepintas banyak dari sebagian hanya menganggap, ketika kamu merasa tertarik dengan seseorang tandanya dirimu mulai menyukainya.


Seperti pepatah 

"Cinta Hadir Memang Tanpa Syarat"

"Hanya Insan Yang Membuat Syaratlah Yang Mempersulit".


Apa yang Lusi sampaikan hanya sebatas  candaan lalu. Seiring waktu jumpai ia semakin akrab kemudian nyaman Membuat ia jadi kekasihku, sampai hari ini.