Search

The people in technology

The  PEOPLE in Technology

·       

  •  LAURENE POWELL JOBS      APPLE,SISNEY     
  •  LARRY PAGE                            GOOGLE
  • MARK ZUCKERBERG             FACEBOOK
  • BILL GATES                               MICROSOFT
 
 

Intranet adalah jaringan komputer dalam sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi internet sehingga terbentuk lingkungan yang seperti internet tetapi bersifat privat bagi perusahaan yang bersangkutan. 

 

 

Ekstranet Jaringan privat yang menggunakan teknologi internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membentuk hubungan yang aman. 

 

SEJARAH INTRANET

 

Pada september 1970 terbentuk jaringan global pertama (ARPANET) yg terdiri dari 5 komputer antar kampus di as.

Kemudian pada tahun 1985 internet sudah terhubung ke beberapa jaringan (BITNET, USENET, CSNET, NSFNET) terdapat kira-kira 1000 komputer

 

Keuntungan internet

 

1.Informasi yang cepat dan Murah

2. Mengurangi Biaya Kertas dan Distribusi

3. Sebagai Media Promosi

4. Komunikasi Interaktive

5. Sebagai alat Research 

6. Pertukaran data

7. Lahan baru sebagai lapangan kerja

 
 

DEFINISI E-COMMERCE

           

            Adalah Penjualan & Pembelian barang /jasa antara perusahaan, perorangan, pemerintah, organisasi yang dilakukan melalui komputer pada media jaringan.

 

Mencakup beberapa komponen yaitu pembeli, penjual, barang dan jasa, media yang digunakan dalam hal ini adalah internet dan electronik device.

 

Pandangan secara umum

 

  • KOMUNIKASI, E-Commerce adalah pengiriman informasi barang dan jasa, melalui jaringan telepon, atau jalur komunikasi lainnya.
  • BISNIS, E-Commerce adalah aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis.
  • PELAYANAN, E-Commerce adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang.
  • PEMBELAJARAN, E-Commerce adalah sarana pendidikan dan pelatihan online untuk sekolah, universitas, dan organisasi lain termasuk perusahaan.  

 

SEJARAH E-COMMERCE

 

            E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994, pada saat pertama kali Banner-Elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website).  Menurut riset Forrester, tahun 2003 E-Commerce menghasilkan US$12,2 dan pada tahun 2011 pendapatan retail online seperempat trilyun US$.  Dan diperkirakan sampai sekarang perkembangan  E-Commerce didunia sangat pesat.

 

E-COMMERCE & Tradisional Market

 

Ø  Infrastruktur Bangunan/Tempat  

Ø  Interaksi Penjual dan Pembeli 

Ø  Cara Pembayaran 

Ø  Media Elektronik/Internet 

Ø  Keberadaan barang/jasa yang diperjualbelikan 

Ø  Keamanan 

 

EDI (Electronic Data Interchange)

 

Adalah Proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui.

Keuntungan EDI diantaranya :

 

·         Penghematan Waktu

·         Penghematan Biaya

·         Meminimalisir Kesalahan

·         Respon Cepat

·         Aliran Kas

 

MODEL ECOMMERS

 

·         B2B (Business to Business) B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya. 

·         B2C (Business to Customer) transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual.  

·         C2B (Customer to Business) transaksi online terjadi antara konsumen individual dengan Perusahaan

·         C2C (Customer to Customer)  C2C terjadi seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya.


 

Manfaat E-Commerce Manfaat bagi perusahaan:

 

  • Jangkauan global
  • Pengurangan biaya operasi
  • Penambahan jam buka: 24/7/365
  • Kecepatan time-to-market
  • Biaya komunikasi/koordinasi lebih rendah
  • Efisiensi pengadaan
  • Meningkatkan hubungan dengan konsumen
  • Informasi yang up-to-date
  • Tidak harus membayar pajak/ biaya usaha fisik

 

Manfaat E-Commerce Manfaat bagi konsumen:

 

  • Dimana saja – kapan saja” 
  •  Lebih banyak pilihan produk dan jasa
  • Harga lebih murah
  • Pengiriman/pe- nyampaian segera
  • Ketersediaan informasi
  • Kesempatan berpartisipasi
  • Wahana komunitas elektronik
  • Personalisasi, sesuai selera
  • Tidak dikenai pajak penjualan

 

Hambatan E-Commerce

 

 

·         Cara Pembayaran

·         Logistik

·         Dukungan Pemerintah

 

 

E-Business

           

  • Adalah sebuah Organisasi/perusahaan bisnis melakukan proses E-Commerce pada saluran jaringan di sebuah media elektronik.
  • Tidak terbatas pada pengadaan dan kegiatan penjualan.
  • Dalam prakteknya Lebih fokus pada strategi dengan fungsi yang menggunakan kemampuan elektronik.
  • Melibatkan seluruh Rantai Nilai dalam proses bisnis. 

Perbedaan E-Business & E-Commerce

 

  •   E-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual barang dan jasa melalui internet.
  • E-business melibatkan pemasaran, perancangan produk, evaluasi layanan konsumen.
  • E-business lebih luas dalam lingkup, dan ecommerce hanya merupakan satu aspek atau satu bagian dari e-business.
  • E-business lebih luas dalam lingkup, dan ecommerce hanya merupakan satu aspek atau satu bagian dari e-business.
  • E-commerce pada prinsipnya melibatkan perdagangan uang sedangkan dalam e-business, transaksi uang tidak diperlukan.

 

Lingkungan E-Business

 


 

BISNIS MODEL ECOMMERCE

 

RETAIL

CLASIFIED

MARKETPLACE

 

 

RETAIL

 

Toko Online Dengan Alamat Web (Domain) Sendiri Dimana Penjualnya Memiliki Stock Produk/Jasa Dan Menjualnya Secara Online Lkepada Pembeli.

 

CLASIFIED

 

Merupakan Situs Iklan Baris, Dimana Situs Yang Bersnagkutan Tidak Memfasilitasi Kegiatan Transaksi Online

 

MARKETPLACE

 

Model bisnis dimana website bersangkutan tidak hanya membantu mempromosikan  barang dagang saja, tapi juga memfasilitasi transaksi uang secara online untuk para pedagang online

 

PROSES BISNIS RETAIL

 


 

PROSES BISNIS CASIFIED AD

 

 


 
 

PROSES BISNIS MARKETPLACE

 

 

INFRASTRUKTUR E-Business

 

Infrastruktur E-Business adalah Arsitektur hardware, Software, konten dan data yang digunakan untuk memberikan layanan EBusiness untuk internal, pelanggan dan mitra bisnis. 

 

Infrastruktur e-business merupakan sumber daya bersama yang terdiri dari komponen :

 

  •  Technical E-Business Infrastructure (yaitu hardware, software, teknologi komunikasi, data, dan aplikasi utama)
  • Human E-Business Infrastructure (keahlian, pengalaman, kompetensi, komitmen, nilai, norma dan pengetahuan)
 
 

Karakteristik Infrastruktur E-Business

 

  • Compatibility (Kemampuan membagikan Informasi)
  • Connectivity (Kemampuan menghubung kan) 
  •  Modularity (Kemampuan untuk memba ngun aplikasi baru)
  • Highly-skilled IT personnel   (Kemampuan SDM)  
 
 

Komponen Infrastruktur E-Business

 

  • Lapisan Aplikasi – Layanan E-Business 
  •  Lapisan Sistem dan Perangkat Lunak (Software)
  • Lapisan Transport / Jaringan 
  • Lapisan Penyimpanan / Fisik
  • Lapisan Konten / Isi Data

 

Lapisan I

 

(Aplikasi – Layanan E-Business)  Adalah Lapisan paling atas yang langsung  berinteraksi dengan user, Aplikasi yang   menyediakan akses  ke layanan dan informasi dalam dan di luar  organisasi.  Contoh : Interface

 

Lapisan II 

 

(Sistem dan Perangkat Lunak/Software)  Lapisan yang mana di dalamnya terdapat sistem –  sistem yang mendukung aplikasi agar dapat  berjalan dengan baik. seperti web browser,  server software, software jaringan, sistem  manajemen database, dan lain sebagainya.

 

Lapisan III 

 

(Transport /Jaringan)  Lapisan yang mengatur jaringan dan transportasi data (TCP / IP)

.

Lapisan IV

 

 (Penyimpana /Fisik) a. Penyimpana dapat dikelola secara internal maupun eksternal b. Lapisan di mana mencakup penyimpanan data baik yang tersimpan di dalam penyimpanan magnetis di dalam server web ataupun media penyimpanan sementara (RAM).

 

Lapisan V

 

 (Konten /Isi dan Data)  Lapisan yang mencakup isi dari data yang  tersimpan  seperti data konsumen, data  transaksi dan lain  sebagainya.

 

Automation  Otomasi bisnis proses sebagai pengganti proses manual (konsep “enterprise resource planning”).

• Streamlining / Integration   Proses yang terintegrasi untuk mencapai hasil yang efisien dan efektif (konsep “just in time”). 

• Publishing   Kemudahan berkomunikasi dan berpromosi untuk produk dan  jasa yang diperdagangkan (konsep “electronic cataloging”).

Interaction   Pertukaran informasi/data antar pelaku bisnis dengan meminimalisasikan human error  (konsep “electronic data interchange”).

• Transaction   Kesepakatan dua pelaku bisnis untuk bertransaksi dengan melibatkan institusi lain sebagai fungsi pembayar (konsep “electronic payment”).

 

pilar Framework E-Commerce

 

People :  

penjual, pembeli, perantara, Spesialis S.I., staff lain, dan pihak-pihak lain yang termasuk dalam area pendukung utama.

 

Public Policy :

Peraturan legal maupun regulasi lainnya, seperti perlindungan privasi dan kewajiban yang ditentukan oleh pemerintah. Termasuk hal-hal sehubungan dengan standar-standar teknis yang ditetapkan pemerintah pembuat ketetapan.

 

Marketing and Advertising :  

Seperti bisnis lainnya, E-commerce juga membutuhkan dukungan marketing dan Advertising. Khususnya pada transaksi online B2C dimana pembeli dan penjual tidak saling mengenal. Cth : Market research, promosi, isi web.

 

Support Services : 

Banyak service yang dibutuhkan dalam E-commerce, mulai dari kejelasan isi web, pembayaran sampai pengiriman barang.

 

Business Partnership :  penggabungan usaha, pertukaran, dan kerjasama bisnis merupakan hal biasa dalam E-commerce.


Strategi E-Business dan E-Payment

 

Strategi adalah seni dan ilmu menggunakan dan menggembangkan kekuatan (ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya,

Manajemen Strategis adalah seni dan ilmu penyusunan, penerapan, dengan pengevaluasian keputusan2 lintas fungsional yang dapat memungkinkan suatu perusahaan mencapai sasarannya.

Analisa SWOT  Adalah Metodologi yang menyurvei peluang dan ancaman eksternal, serta hubungan keduanya dengan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan.

 


 

S-O strategies, merupakan strategi yang mengejar peluang yang cocok dengan kekuatan perusahaan/ organisasi.

W-O strategies, merupakan strategi untuk menanggulangi kelemahan untuk mengejar peluang.

S-T strategies, merupakan strategi untuk mengidentifikasi cara sehingga organisasi/ perusahaan dapat menggunakan kekuatannya untuk mereduksi ancaman dari luar.

 W-T strategies, merupakan strategi untuk membentuk defensive plan untuk mencegah kelemahan perusahaan/ organisasi dari ancaman dari luar. 

Perumusan Strategi

·         Evaluasi peluang E-Commerce secara khusus

·         Menganaisa biaya dan manfaat

·         Melakukan penilaian dan Manajemen Resiko

·         Strategi penetapan harga

 

Implementasi Strategi

 

1. Pembentukan Tim Web yang mengelola ekskusi rencana

2. Pelibatan mitra bisnis

3. Pembentukan aliansi bisnis

4. Pengenalan perubahan dalam organisasi

5. Perencanaan proyeK

 

Faktor Kegagalan Strategi E-Business

 

1.Tidak adanya komitmen utuh dari managemen puncak

2. Penerapan E-Business tidak diikuti Change management 

3. Tidak profesionalnya vendor teknologi informasi yang menjadi mitra bisnis

4. Buruknya Infrastruktur komunikasi

5. Tidak selarasnya strategi IT dengan strategi perusahaan

6. Adanya masalah keamanan dalam bertransaksi

7. Kurangnya dukungan finansial

 

Faktor Keberhasilan Strategi E-Business

 

1. Konten : Presentasi yang efektif dari produk jasa

2. Nilai Guna : Kegunaan dari situs web

3. Kontrol : Sejauh mana organisasi telah mendefinisi-kan proses yang dikelola

4. Interaksi : Membangun hubungan dengan pelanggan atau konsumen

5. Komunitas : Sarana membangun hubungan dengan kelompok 2 konsumen atau organisasi

6. Sensitivitas harga : Sensitivitas suatu produk atau jasa untuk persaingan harga di internet

 

E-Payment adalah suatu sistem menyediakan alat-alat untuk pembayaran jasa atau barang-barang yang dilakukan di Internet.

 

Karakteristik sistem Pembayaran

 

Anonymity                : Apakah pihak ketiga dapat melacak siapa yang terlibat dalam transaksi pembayaran.

 Security                    : Keamanan transaksi

 Overhead cost          : Biaya/ongkos tambahan

Transferability           : Apakah pembayaran dapat dilakukan tanpa perantara pihak ketiga misal bank 

Divisibility                : Apakah pembayaran dapat dipecah menjadi lebih kecil dimana totalnya sama dengan        pembayaran aslinya.

Acceptability            : Apakah pembayaran dapat diterima secara global

 

 

Baca Juga lainnya