Search

CINTA HADIR DI BAWAH NUANSA KEMBANG API


 

Tahun baru masih dengan suasana meriah sebelumnya cahaya bulan dan dingin angin bagi para pengunjung taman. Tak seorangpun yang beranjak meninggalankan taman apalagi untuk pergi meninggalkan tanpa melihat kembang api. 


Di taman tak seperti ditengah kota jadi wajar saja tak satupun dari mereka yang melihat kembang api tanpa pasangan, indah nuansa cahaya meriah letusan kembang api momen bagi setiap orang.


Suasana ini tak mampu menghalangi minat setiap orang yang telah mempersiapkan momen di sekitar taman

Setiap pasangan membawa kembang api siap untuk di letuskan.


Reno seorang pria biasa yang sangat ingin diperhatikan sama halnya manusia biasa di semua tempat yang ia lihat. Romantis nya setiap insan dengan ceria dari wajah mereka.


Hidup mengajarkan Reno untuk menjadi egois dan tak peduli bagaimanapun cara untuk dapat menggapainya.


Malam tahun baru ini yang menyenangkan, atau tidak hatinya membisikkan kata-kata itu. Bagaikan mendapatkan mimpi menjadi kenyataan di malam ini. 

Tiba-tiba Reno melihat yui berjalan ke arahnya.


“mengapa dirimu sendirian??” tanyanya

Yui tersenyum tipis, “lagi menikmati suasana hening”

“ada yang mau aku tanyain sama dirimu”

“kalau gak penting-penting banget mendingan kamu tinggalin aku sendirian, lagi bete abis, ucap reno”

“Sepertinya, hal sangat penting yang mau yui bicarakan” dengan ekspresi lucunya

“apaan coba??” kata ia sambil tertawa melihat mimik anehnya

“kenapa kamu suka banget suasana menyendiri, apalagi malam tahun baru."ucapan yui sambil bercanda?”

“itu hal penting yang ingin kamu bicarakan??” tanya Reno

“hu’uh”


Reno teringat asal mula suasana ini menjadi salah satu momen aneh Reno, bukan karena terlalu suka menyendiri, tapi karena dengan menyukai dan melihat kembang api suasana itu akan terus berada dalam indahnya malam. 


Saat pertama Reno bertemu denganya, matanya merasa menemukan sesuatu yang telah lama hilang dalam jiwanya. Sejak itulah Reno mulai berkesan melihat kembang api dengan nuansa bersama perempuan yang ia belum akrab. Walaupun, sampai saat ini hati Reno masih membeku layaknya cuek di taman ini. 


“Hello……kok bengong sih waktu ditanyaiin ,yui?? jikalau dirimu terasa tidak nyaman, Saya tidak akan memaksa!!” 


serunya tahun baru ini kalau letusan kembang api secara bersamaan.

“Enak aja dilihat” jawab Reno

“What?? Just it!!! Impossible, dirimu pasti tahu cewek dan cowok juga semua suka kembang api, kelap - kelip gimana gitu!”.


“Mau ngejek aku??? Aku ya aku, ngapain juga jadi manusia beda dengan diri sendiri!” jawab Reno


“oke deh.. aku terima alasan dirimu Reno” Yui mulai jutek.


Tidak ada gunanya juga berdebat panjang dengan seorang cowok diam sendirian malam tahun baru di tengah meriahnya acara kembang api hampir seluruh taman juga tau kembang api momentum setahun sekali, yui pintar juga cantik dari keluarga bercukupan tapi sangat jarang tersenyum ikhlas dari hatinya. 


Reno mempunyai keyakinan sikap yui yang malam ini jutek disebabkan suatu hal yang belum pernah diceritakannya pada seorangpun, sehingga permasalahannya masih berbentuk terpendam dalam hatinya. 


Terpendam itu sekuat batu karang yang ada di lautan yang sangat sulit untuk dihancurkan. Tapi Reno salah besar, Yui yang jutek tanpa sadar menceritakan seluruh masalah yang terpendam dalam hatinya pada seorang cowok cuek yang ia temui.


“Napa kamu bengong??” seru Reno mengagetkan yui yang memandang kembang api.

“Ngak ada…” Reno

“bohong besar tau, dirimu tu suka banget ngelamum”

“siapa bilang coba?? Aku tu suka ngelamum!!” bantah yui

“Reno", apa karena tak ada seorang pria yang membuat mu nyaman..?

"Reno", apa karena ad pria yang kamu rindu..?

"Yui", yah karena aku teringat masa-masa bersama pria yang kini pergi.

"Reno", .. tak usah kau ingat pria seperti itu, Reno,"berkata sambil tersenyum".

"Jika pria yang baik datang mengetuk hati, ia Takan mungkin pergi tanpa basa-basi, Karena cinta tak perlu sebodoh itu".


Yui pun mulai terasa membaik nuansa indah membawa ia tersenyum, letusan kembang api pun meriah di tengah gelap nya malam, Dengan perkataan Reno.


"Yui", Reno apakah semua pria seperti itu ia pergi tanpa membawa rasa sakit.?

"Reno", tidak semua pria, seperti itu "sambil tertawa-tawa".

"Yui", dasar ngledek yah...!!

"Reno", tidak, ou.. iya, kamu Yui, hanya seorang yang luar biasa, yang datang melukis indah dihati, namun sulit untuk dilupakan.!!

"Yui".... 😊 Andaikan ia hadir pasti bahagia.

"Reno", iya.. (kemudian tersenyum)

Melihat indah senyum Yui.


Usai kembang api mereka berdua pulang, Reno menggenggam tangan Yui, berdampingan, nyatanya cinta hadir di antara mereka.


"Jika itu sebuah cinta"

"Seorang yang hadir dan memberikan kenyamanan"

"ialah cinta yang tulus"

"Karena selayaknya perasaan sayang 

"Tak perlu sebuah alasan".